Info Sekolah
Minggu, 11 Jan 2026
  • SPMB 2025 SMAN 1 Bengalon - Tahap I :16 - 19 Juni 2025 ( jalur Prestasi, Afirmasi dan Mutasi), Tahap II: 23 - 27 Juni 2025 (Jalur Domisili)
  • SPMB 2025 SMAN 1 Bengalon - Tahap I :16 - 19 Juni 2025 ( jalur Prestasi, Afirmasi dan Mutasi), Tahap II: 23 - 27 Juni 2025 (Jalur Domisili)

Kunjungan Pengaswas.

Terbit : Selasa, 4 Oktober 2022 - Kategori : Berita

Selasa, 4 oktber 2022. SMAN1 Bengalon menerima kunjungan Pengawas Cabang 2 Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kalimantan Timur, dalam kunjungannya Bapak Muzadi selaku pengawas menyampaikan pengarahan kepada keluarga besar SMAN 1 Bengalon. Selain itu, pengawas juga melakukan PKKS ( Penilaian Kenerja Kepala Sekolah) serta penilaian TU (Tata Usaha).

Dalam sambutannya di depan para guru dan karyawan beliau menyampaikan beberapa informasi, di antaranya tentang rekrutmen guru penggerak, yang berfungsi untuk perkembangan karier guru ke depan sebagai kepala sekolah. Serta informasi tentang kemudahan pelatihan guru penggerak yang dilakukan secara daring.

Berikutnya, beliau mengharapkan agar guru dan TU mengerti dengan tugas dan tanggung jawabnya, yaitu dengan selalu mempersiapkan diri untuk selalu bertugas dengan maksimal, serta didasari sikap sabar dan iklas dalam bekerja agar menjadi amal ibadah.

Dalam (PKKS) atau Penilaian Kinerja Kepala Sekolah, yang dalam hal ini melibatkan 10 guru, 5 karyawan TU, 1 komite sekolah, 1 wali murid dan 3 orang siswa, untuk mengisi angket penilaian perilaku kepala sekolah. Dalam angket tersebut responden menilai kepala sekolah dalam dalam  integritas, pelayanan, kedisiplinan, dan dan lain-lain.

Dalam kunjungannya pengawas juga mengadakan pengamatan tentang lingkungan sekolah, beliau menegaskan tentang pentingnya lingkungan yang tertata rapi dan indah, sehingga perlunya menanamkan kepedulian tentang membuang sampah pada tempatnya.

Dalam kesempatan itu juga, Kepala sekolah SMAN 1 Bengalon menyampaikan dengan supervisi guru memotivasi semangat guru dalam mengajar. Beliau juga menanamkan slogan bahwa kecerdasan itu penting namun kepribadian jauh lebih penting. Sehingga tercipta siswa siswi yang mempunyai kepribadian baik serta berakhlakul karimah.

Artikel ini memiliki

1 Komentar

Tinggalkan Komentar